FotoMarch 28, 2006 8:10 am

Foto ini saya ambil dari tepi danau Tanukiko di kaki gunung Fuji, Jepang pada musim panas di pagi hari. Di posisi saya, matahari terbit tepat dibelakang gunung Fuji, lalu terus merangkak naik hingga ke puncak gunung. Ketika matahari menampakkan sedikit wajahnya, saya bidikan kamera ke arah-nya. Hanya sayang sekali, walaupun cuma nongol sedikit, sinarnya terlalu kuat sehingga garis punggung gunung jadi tidak terlihat. Wah.. gimana caranya nih? Momen langka begini jangan sampai terlewatkan. Akhirnya akal pendek saya buru-buru mencari settingan filter di kamera digital yang saya pakai. Waktunya hanya dalam hitungan detik sebelum matahari tampil dengan wajah utuhnya. Alhamdulillah, akhirnya dapat juga. Klik.. Dapat!  Subhanallah, benar-benar mirip diamond. Pantas saja bila tepian danau Tanukiko dijuluki sebagai Diamond of Fuji. Kalau ada yang berminat, insya Allah akan saya kasih.

Foto 8:01 am

Antalya bay

Kalau foto yang ini, saya ambil ketika sedang jalan-jalan ke Antalya, Turki pada bulan April 2005. Disana itu kota wisata yang menghadap ke laut Mediteranian. Alhamdulillah cuaca saat itu cerah sekali. Sinar matahari memancar dengan leluasa menembus permukaan air laut yang, subhanallah.., jernih sekali. Angin berhembus perlahan membawa udara segar, tak ada ombak besar, suasana begitu tampak tenang dan damai. Yang tampak di foto ini adalah tebing batu karang yang berdiri kokoh. Entah sudah berapa tahun usianya.

Pribadi 3:53 am

Setelah sekian tahun, akhirnya tergoda juga untuk bikin blog sendiri. Lumayan, buat menyimpan catatan-catatan penting supaya bisa diakses dari mana saja. Ilmu itu mesti diikat dengan cara menuliskannya. Dulu, sebelum ada internet, pelajaran ditulis dibuku-buku catatan, pengalaman cukup diingat, kenangan cukup dikenang. Seiring berjalannya waktu, entah kemana buku-buku itu, pengalaman banyak yang terlupa, apalagi kenangan. Semuanya menguap bersamaan dengan masuknya hal-hal baru ke dalam benak yang patut dicatat dan diingat. Mudah-mudahan upaya memunculkan blog ini bisa menutupi kekurangan tadi.

Pilih-pilih tempat blog yang ‘nyaman’

Saya sudah pernah coba masuk ke friendster, wah.. bagi saya ngga cocok. Ada hal-hal yang mengganggu kenyamanan berlama-lama di friendster. Eh, ternyata benar juga, beberapa institusi/perusahaan memblokir friendster dengan berbagai alasan. Kemudian coba pindah ke blogspot. Yang ini lumayan bersih, saya sempat coba bikin blog disana. Postingan pertama, kedua, ketiga dst sampai 10 postingan bisa masuk dengan lancar dan terupdate dengan cepat. Sampai akhirnya saya berfikir untuk membuat sejumlah categories sesuai dengan tema-tema tulisan yang akan dikirim. Jadi setiap tulisan dimasukan kedalam klasifikasi tertentu supaya lebih mudah mencarinya dan bisa nyambung dengan tulisan-tulisan yang sejenis. Disinilah saya menemukan sedikit problem di blogspot. Disana tidak ada feature untuk bikin catagories. Ada sih beberapa cara (hack) supaya seolah-olah disana ada categories. Saya juga sudah coba 2 cara. Tapi lama-lama bosen juga dan bikin tambah malas. Maunya saya, saya ngga ingin direpotkan oleh yang kayak gini. Bukannya ngga bisa atau ngga mampu, tapi sayang waktunya. Mendingan buat mengerjakan atau memikirkan yang lain saja. Selanjutnya saya beralih ke blogsome. Oh.. ternyata disini fasilitas catagories sudah tersedia. He..he..he.. alumni blogspot yang mencari catagories lumayan banyak juga disini. Ya sudah deh, saya coba gabung disini. Tapi variasi theme-nya sedikit sekali dan bannernya monoton banget. Dasar manusia, selalu saja ngga puas. Akhirnya saya coba bikin banner sendiri. Lumayan juga, dengan begitu saya akhirnya dipaksa mempelajari software gimp (software untuk manipulasi gambar dan foto). Gara-gara ini.. masalah lainnya muncul. Dengan gimp, saya jadi punya beberapa banner, dan mungkin kalau pas iseng bisa jadi bakal buka gimp dan bikin banner lagi. Untuk banner perdana ini, saya tampilkan gugusan hallas yang berada di ruang angkasa nun jauh di atas sana. Banner itu saya beri tema ‘Where we are …’ sekedar untuk menyadarkan jiwa bahwa kita ini begitu kecil dan sama sekali tak nampak di depan kekuasaan Allah SWT sang pencipta alam semesta.

Semoga blog ini bermanfaat.